Linux sebagai OS (Operating System) yang Open Source, di bandingkan dengan OS yang berbayar tesebut memiliki kehandalan yang tidak jauh berbeda. Gampangnya gini deh,,dengan modal 1 keping cd aja sudah bisa macem2, seperti ngedit tulisan, dengerin musik, muter film, dan hal lain yang bisa di lakukan oleh OS Desktop berbayar lainya. Mungkin banyak yang mengeluh akan kesulitan sistem linux, namun menurut saya itu bukan lah alasan yang kuat untuk mendapatkan OS gratis tapi mau yang komplit. Dan herannya justru banyak yang mengambil keputusan untuk mencari jalan pintas dengan membajak OS berbayar ini. Padahal pilihan cuma sudah cukup jelas.
- Beli OS berbayar ini dengan sugala kemudahan yang ditawarkan
- atau menggunakan linux yang tidak di pungut biaya dan bisa sehandal OS berbayar itu dengan “sedikit” belajar tentunya.
Yup,,di Indonesia yang paling laris adalah pilihan no 1, tidak heran negara ini menjadi salah satu negara pembajak terbesar dunia. Maap bukannya menjelek-jelek kan bangsa sendiri, dan bukannya tidak ada yang memilih jawaban no 2 (saat ini sudah cukup banyak pemilih jawaban no 2 namun belum sebanding).
Berikut ini adalah salah satu kegiatan rutin yang ada di Lab CnC untuk mempublikasikan Linux sebagai Operating system yang sifatnya Open Source dan gratis. Artinya semua orang boleh menggunakanya tanpa harus bayar sepeserpun.
Target dari SM (bagian riset di Lab CnC) adalah murid-murid SMA yang ada di Bandung. Linux yang di gunakan adalah Mandriva 2008 yaitu salah satu distro dengan dependensi .rpm yang masih tergolong baru dan berbasiskan KDE. Di sini saya hanya membantu dari rekan-rekan SM untuk mendampingi murid-murid SMA tersebut.
Karena ada salah satu komuter yang cdroom nya tidak berfungsi dengan baik, akhirnya laptop kesanyangan saya turun untuk mencoba kebolehan mandriva terbaru ini. Alhasil, sangat memuaskan sekali. Efek 3D desktop dari compiz fusion berjalan dengan baik walaupun belum terinsall (live CD). Saya pun tertarik sekali untuk menginsal mandriva ini pada laptop saya, namun karena masih setia pada Ubuntu 7.10 yang saya gunakan akhirnya hal ini saya urungkan dulu (Kapan-kapan ya tunggu aja).
Tujuan dari pelatihan ini pun untuk memperkenalkan murid-murid pada Linux pun berjalan dengan cukup baik. Banyak dari mereka yang baru mengenal linux, dan semoga saja dengan adanya pelatihan ini dapat menurunkan tingkat pembajakan di Indonesia .



April 26th, 2008 at 9:04 am
Salam kenal juga, wah benar- benar gencar banget nih pengenalan linux di Jawa barat. Pingin maen- maen nih.
April 26th, 2008 at 10:16 pm
hehe,,kalo main ke sini jangan lupa ajarin kami yah
masi newbie..
April 27th, 2008 at 12:29 am
wah asiik nanda master linux…
ajarin.. ajarin..
gutsy di laptop ngeheng euy, kumaha itu gak kluar dekstopx nya?? console item smua.. ngakngak..
gak nyoba si Hardy Heron nda??
abis itu ajarin.. hehehe…
April 27th, 2008 at 1:34 am
hehe,,kasian deh ga bisa..
ni lagi berusaha update ke 8.04,,lom bisa
dah ada cd ubuntu hardy nih..mau?