IPv6 today
January 27th, 2011 by nand
Untuk mengetahui alamat Ipv4 anda, coba kunjungi whatismyip.com :D . Dengan ini anda akan mengetahui alamat IPv4 sebenarnya yang anda gunakan untuk terkoneksi ke Internet. Mungkin sebagian masih kurang paham maksud deretan angka tersebut. Sebagai gambaran kasar, range deret angka tersebut dimulai dari angka 0.0.0.0 sampai 255.255.255.255 (walau kenyataanya tidak semua). Angka 255 dalam biner adalah deretan angak 1 sebanyak delapan kali, dan dalam dunia biner, dalam range tersebut akan menciptakan sekitar 4 milyar angka yang berbeda.
Bukan hanya anda yang mempunyai IPv4, sebagai pelaku di dunia Internet, www.google.com, www.facebook.com, www.yahoo.com dan semua situs-situs lainnya juga memiliki alamat Ipv4 ini. Namun dalam hal ini kita tidak perlu mengingat alamat IPv4 dari situs2 tersebut. Disamping sulit, di dunia ini ada terdapat semacam translator dari IPv4 ke dalam nama domain, baik gratis ataupun yang berbayar. Translator ini biasa di sembut DNS.
Cara mudah melihat IPv4 situs-situs tersebut bisa menggunakan Command promt, ataupun Konsole (pada linux). Perintah ‘ping’ salah satu command standar yang paling berguna dalam berbagai hal untuk proses tracking dan pengetesan standard.
Ketikan ‘ping www.facebook.com’

Dan IPv4 facebook dapat kita ketahui yaitu 66.220.146.32.
Jika kita masukan IPv4 tersebut di dalam browser, kita mendapatkan hasil yang sama ketika kita memasukan www.facebook.com.
Kira kira sudah berumur 31 tahun, ipv4 digunakan sebagai pengalamatan standard dunia. Si ’32 bit’ ini menintegrasikan sekitar ‘hampir’ 4,294,967,296 (empat koma 2 milyar) komputer dunia yang di bagi ke seluruh negara. Artinya seluruh pengguna Internet akan mendapatkan sebuah IPv4 untuk terhubung ke Internet.
Seiring dengan pertambahan penduduk, dan di tambah perkembangan teknologi telekomunikasi menyebabkan permintaan IPv4 juga semakin banyak.
Berbagai macam cara untuk menghemat alokasi IPv4 yang sangat terbatas ini. Salah satunya adalah NAT dimana kita dapat menggunakan satu alamat IPv4 untuk beberapa User sekaligus. Namun dengan NAT ini akan membatasi layanan yang dapat untuk si User tersebut.
IPv6 menjadi opsi jawaban yang tersedia dalam masalah ini. Dimana IPv6 address ini mampu mengalokasikan alamat IP sebanyak 2 pangkat 128 (128 bit atau 4 kali lebih panjang dari IPv4). Namun migrasi ini bukan lah hal yang sederhana. Dikarenakan tidak semua Jaringan yang ada support Ipv6.
Ada beberapa metode untuk mengatasi ketidaksiapan mengintegrasikan IPv6 ini. Salah satunya adalah metode 6to4. 6to4 ini secara konsep membuat suatu server translator dimana nantinya alamat IPv6 kita akan di translasikan ke IPv4. Sehingga Jaringan akan melihat user2 IPv6 sebagai paket IPv4. Sebagai server translator diwajibkan untuk mempunyai almat IPv4 dan IPv6 sekaligus bersamaan atau disebut juga dual-stack. Konfigurasi sederhana menggunakan 6to4 dapat dilihat di sini.
Beberapa domain telah menggunakan alamat IPv6, sebagai contoh google yang telah menggunakan alamat IPv6 sejak 2008. Jika komputer anda sudah siap IPv6 bisa di coba untuk mengakses alamat google ini 2001:4860:0:1001::68 :D .
Tanggal 8 Juni 2011 server-server dunia akan mencoba untuk testing selama 24 jam penuh untuk menerapkan IPv6 ini. Tentunya event ini amatlah penting sebagai suatu langkah besar dalam migrasi IPv4 ke IPv6. Mari kita siapkan untuk kelancaran event ini.
- 2 Comments »
- Posted in info


