Jangan Menyerah

July 15th, 2009 by nand

Aduh, dah lama ga nulis lagi. Maklum sibuk, (alasan :P ). Malu juga liat blog temen-temen yang lain dah mulai banyak. Sebenarnya banyak banget yang ingin saya tulis, tapi kok saya cenderung malu untuk posting disini karena suatu alasan, akhirnya draf di blog udah sekitar 20 draf lebih berisi tulisan yang unfinished dan malu untuk di posting (saya memang pemalu :P ). Dah banyak kemajuan di Ubuntu Linux saya, tapi saya belum membuat dokumentasinya, 90% siap untuk migrasi dan kalau sudah 100% saya akan membuat dokumentasi yang lengkap nya (amin :D ) .

Now its my fifth journey at this city, dan belum pernah kota ini membuat saya kecewa. Walaupun begitu tetep saja saya merasakan kangen rumah (home sweet home ceritanya :P ). Sungguh besar karunia tuhan akan keindahan, dan saya pun tidak akan memungkiri apapun dari ciptaannya ini. Mari kita sama-sama menikmati keindahan yang besar ini melalui foto-foto narsis saya :D . Sebagai penikmat keindahan, saya suguhkan beberapa gambar yang mungkin tidak cukup untuk mendeskripsikan keindahan saat ini, dan cuma bisa mendeskripsikan 1% dari keindahan saat itu ;) .

Selamat siang saudara-saudara, perkenalakan guide tour anda saat ini. Saya Chrisnanda, kalian bisa panggil saya nand saja. Yah begini lah saya saat ini, kurus dan bersenyum manis :P . Backpaker kita dengan kaos unix kesukaan saya ingin berkeliling sebentar untuk melepaskan stres sambil menikmati indahnya pemandangan sekitar. Mari ikut saya, dijamin anda akan terhibur ;) .

ubuntu di kota indah

Saat ini saya ada di pantai Dreamland, pantai yang letaknya di selatan bali ini merupakan salah satu pantai terindah yang ada di Bali. Pasirnya yang coklat ke abu-abuan dan airnya yang masih bening merupakan pesona yang tidak bisa di lukiskan dengan sekedar kata-kata. Ombak disini tidak terlalu besar, cocok bagi anda yang menikmati sunset dan sekedar bermain air.

Eh matahari sudah mulai terbenam :)

sunset sunset2

Jika anda penikmat sunset seperti saya, anda wajib datang ke ulu watu ;) . Pemandangan ini tidak akan anda lupakan, menikmati indahnya matahari terbenam, ditemani monyet-monyet yang nakal akan menjadi kesan tersendiri. Uluwatu masih di selatan bali, objek nya adalah tebing curam dan pura yang mempesona.

sunset3

sunset4 sunset5

Tebing Uluwatu, hati-hati ya. Jangan lupa menjaga barang bawaan anda. Monyet-monyet disini terkenal nakal, jika barang anda sudah di rampas, anda harus bersiap memberikan Kue atau buah-buah untuk barteran sama tuh Monyet. Dasar Monyetttt,,wkkkkk saya tidak ngatain loh.  Sayang foto-foto bersama monyetnya ada di kamera, dan belum saya ambil.

07072009(003) 07072009(006)

Tari kecak, yah tarian ini cuma bisa di lihat di bali. Dan kaloupun ada di kota kalian tidak seistimewa yang ada di Uluwatu ini ;) berceritakan tentang ramayana dan mahabarata. Ada hanomannya loh, kocak deh. Tontonan wajib jika di Uluwatu.

kecak

Dibawah ini adalah tarian kesenian, posisisnya di GWK. Mengesankan, tarian di padukan dengan adat-adat di Seluruh Indonesia. Ada dari papua juga loh, mengesankan dan ini Free loh :)

traditional dance

Terakhir adalah Fullmon. Bulan purnama ini sama seperti yang anda lihat di kota asal anda, tidak lebih. Namun pesonanya akan berbeda di tiap kota, saat ini saya menikmati Fullmoon di pantai Jimbaran sambil menikmati hidangan makan malam yaitu Seafood…yumi bgt deh ;) Maaf kalo gambarnya jelek, karena kamera saya tidak suport malam. Dan iya kita memang menikmati bulan yang sama, apa yang kalihan pandang dilangit malam itu sama seperti saya saat itu ;)

fullmon

fullmon

Demikianlah Tour singkat bersama Chrisnand.com, akan saya upload lagi gambar-gambarnya. Makanya sering-sering lihat chrisnad.com, minggu-minggu ini saya akan sering update. (amin :P )

Moral :

1. Jangan menyerah, matahari memang akan terbenam sore ini, sambut hari esok bersama matahari terbit dengan penuh semangat ;)

2. Matahari, bulan, langit dan bintang-bintang yang kita lihat adalah sama. Keindahannya nikmatnya dimanapun juga sama, tidak berbeda sama sekali. Oleh karena itu jangan merasa kurang ataupun merasa lebih dari orang lain ;)

,

kalah vs menang

May 13th, 2009 by nand

Duh maap,,dah lama ga update blog. Maapin yah, akhir-akhir ini lagi sibuk-sibuknya. Namanya juga cari makan (tergantung makannya sih,kalo biasa makan nasi jagung ya ga susah, tapi kalo makanan defaultnya keju or pizza mesti kerja keras kan?wkkk), yah gini deh. Harap di maklumi :P .  Alasan-alasan ku ga update sebenarnya ada beberapa hal. Pertama karena bulan April. Nga tau kenapa bulan ini para bloger terkena syndrome-buntu, hal ini di akui oleh Raditya dhika, dan beberapa temen-temen lain yang jumlah postingan menurun. Alhasil saya ikut2an males :P (alasan yak?). Alasan kedua saya sedang mencari ketenganan batin di suatu tempat. Disana saya bertapa sambil puasa putih. Percaya? Ga kan. Yup jangan percaya, saya memang mencari ketenangan sambil menjernihkan pikiran ajah ga sampe bertapa. Alasan ketiga adalah SIBUK, klise sepertinya alasan ini. Tapi yah gimana lagi, that’s the reason :P .

Kejadian demi kejadian sudah saya lewati, ada yang baik ada yang belum baik (jgn sebut buruk ya,, ;) ). Menurutku semua itu ada waktunya, ada saatnya diatas, ada saat dibawah, ada saatnya menang, ada juga saatnya belum menang (same reason ;) ). Tugas kita cuma persiapkan diri, saat hal itu datang satu persatu ;) . Kaya pertandingan bola aja deh (maap saya bukan penggemar bola padahal :D ) kalo tiap pertandingan dua2nya menang kan aneh.

Yah mungkin sulit untuk terima kekalahan. Liat aja caleg2 di negeri seberang (tidak mengakui gini :P ). Caleg kalah masuk RSJ,yang kalah ambil kembali TV yang dia kasih, minta balik sumbangan2 yg udah di berikan. Wkkk, aneh2 aja kan? Kalo siap menang, kenapa ga siap kalah?

Contoh diatas adalah contoh kalah yang buruk adek adek ;) . Kita harus siap dengan kekalahan, karena pasti saat itu akan datang. Orang yang terpuruk dengan kekalahannya adalah kalah dalam arti sesungguhnya. Tapi orang yang bangkit dan menerima kekalahannya bahkan dengan senyuman dan ke ikhlasan ini adalah sesuatu yang masih jarang di Negeri kita ini. Kalah yah naik banding (kata terdakwa suatu pengadilan), kalah ya hitung ulang (kata pemimpin parpol), kalah ya rusuh (kata pemain bola), kalah ya gila (kata caleg di RSJ grogol).

Oke stop masalah pribadinya :P . Kita kembali ke lapppp toppp.

Kalian dah pernah ke Bali belum? Maklum TS lagi norak-noraknya di bali. Kaya anak desa di kasih HP gitu deh. Saat ini kunjugan saya ke bali yang kedua, dalam 1 bulan saya sudah ke bali “twice”, tapi kerja bukan liburan :P . Alhasil yah cuma bisa liburan disaat saat bener2 bebas tugas.

malam hari

Cukup menarik kota ini, bnyk hal-hal yang di luar kewajaran saya sewaktu saya hijrah ke bandung, Surabaya, Madura, Pekan Baru, Ngawi, Magetan dan terakhir Malang. Tapi kota ini paling berbeda daripada semua kota tersebut. Kota ini kota seni, segala macam seniman hidup disini. Seni Pahat kayu, pahat batu, pahat kaca, seni lukis, musik, ukiran, suara, dan lain-lain. Masih banyak bangunan tradisional, bahkan di pusat keramaian.

Kotanya tidak terlalu padat, dari 100 % mahluk di kota ini, bisa dihitung 55% adalah penduduk asli, 40% turis local dan mancanegara (saya termasuk mancanegara :P ) dan 5 % lagi adalah binatang (kuda dan “guk-guk” (lebih halus ;) ) banyak sekali disini, sudah jadi pemandangan sehari-hari) . Beberapa hal keanehan lagi yang saya temui :

Did you know that….

1. Tinggi bangunan di bali maximum adalah 5 lantai (PERDA ga tau no brp :) ).
2. Jika mobil menyalakan sen kanan kiri (keduanya menyala) artinya dia akan berjalan lurus
3. Populasi “Guk guk” (supaya lebih halus ;) ) lebih tinggi di banding populasi kucing
4. Pemimpin Upacara adat tidak boleh makan daging sapi sedangkan yang lain boleh.
5. Tidak ada jalan Tol di Bali :)
6. Jika anda turis lokal dengan perawakan turis mancanegara(seperti saya), bersedihlah karena anda akan mendapatkan harga lebih mahal :D .

Kota ini Indah. Tempat yang cocok untuk beristirahat, wisata, dan berbulan madu (wkkkkk,dah ada planning nih ;) calonnya aja ga ada) . Kota ini damai, jarang kemacetan, tidak bising lalu lintas, dan ramah lingkungan. Saya beruntung bukan penduduk asli bali, karena dari beberapa penduduk yang saya wawancarai semuanya bosan dengan bali, semua ingin pergi ke Jakarta. Kebalik kan? Orang bali ingin ke Jakarta tapi semua orang ingin ke Bali. Ga tau deh berapa manusia di kantor yang ngiri sama saya begitu saya dapet proyek ini :D .

Kenyataannya semua itu manusiawi, pepatah mengatakan “rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri “ . Secara saya bukan pemakan rumput, jadi pepatah ini tidak berlaku buat saya (ngeles aja :D ). Kenyataanya “pelangi tidak pernah diatas kepala kita sendiri kan?” Seolah-olah orang lain yang lebih beruntung, seolah-olah kita ini buntung terus, padahal kan tidak. Kita kurang mensyukuri aja sama apa yang kita peroleh. Baru kemarin aja saya mendapat kenaikan gaji, tapi kok aneh ya, ada aja yang complain, di banding-bandingin lah, toh itu rejeki tambahan kan, terima ajah :D rejeki ga kemana.

Bahagia itu adalah pilihan, tidak bersumber pada satu hal tertentu. Sama seperti kekalahan caleg itu, jika terpuruk akan kekalahan dia memilih untuk tidak bahagia, tapi jika dia memilih bahagia pasti dia iklash dan berjuang lagi musim depan ;) . Bahagia bisa datang dari siapa saja, dan kita yang menciptakanya sendiri. Yang penting adalah perjuangan meraihnya, dan keiklashan menerimanya ataupun tidak ;) .

saya sixpek

Ini foto saya six pek (maksudnya saya dan si sixpek :P ). Saya nya sih sixpek juga, tapi beda maksud. Six artinya angka enam, pek artinya tempat/ perut . Nah perut saya memebentuk angka enam alias buncit :D .

Moral :

1. Saya ngeblog lagi untuk memberi kabar baik buat temen-temen, semoga bermanfaat.

2. Kalah menang biasa, perisapkan diri buat kalah jauh lebih sulit mempersiapkan diri untuk menang. Tapi jika sudah siap mental untuk kalah, pasti kalah ini bukan menjadi kendala untuk maju lagi :D

3. Bahagia pilihan kan? saya sudah milih, dan gimana kalian? terserah kalian ;)

, ,

Bandung 14-15 Maret 2009

March 18th, 2009 by nand

Setelah sekian lama, akhirnya saya sampai juga ke Bandung. Yup, sudah lama sekali tidak mengunjungi kota kedua saya ini. Terakhir saya kesana bulan january yang lalu tgl 24-26 Januari 2009 saat liburan Imlek. Bagi saya itu jenjang waktu yang lama sekali untuk kembali ke bandung coret semenjak menetap di Jakarta [lagi]. Kota kita tidak terlampau jauh dibanding kota lain, namun karena keterbatasan waktu (lagi-lagi waktu) hal ini menjadi sulit sekali terealisasi.

Mungkin banyak teman-teman saya yang seperti saya. Bukan orang Bandung, tapi kuliah di kota tersebut selama beberapa tahun lalu lulus dan bekerja di kota lain. Namun tidak tahu, apakah perasaan yang lain seperti saya yang begitu menyukai kota ini. Seakan-akan kota ini adalah rumah kedua saya. Pernah saya waktu liburan kuliah selesai tak sengaja berkata seperti ini kepada Ibu saya. “Mam, Nanda pulang dulu ya”. Secara tidak sadar, saya menyebut kota ini rumah untuk pulang. Sentak Ibu saya pun berteriak dan mengingatkan saya bahwa rumah saya itu di sini (Blok E/6 Komp DPR-RI).

Mungkin ada sesuatu pada kota ini. Jawabanya adalah saya punya Keluarga [lagi] disini. Temen2 kostan saya yang rajin (bet :D ), temen-temen kelas saya yang tersisa dan temen-temen di gedung E. Mereka semua adalah alasan saya untuk tetap ke Kota ini. Mereka sering sekali menanyakan kapan ke Bandung? kapan kita jalan2 lagi? pertanyaan ini terus ada di tiap akhir pekan saya, dan terus terang itu sangat-sangat menggoda. Dengan adanya urusan lain mungkin tidak bisa saya sesering mungkin ke sana. Seneng banget saya belum pernah terbebas dari pertanyaan “kapan ke Bandung?”di tiap akhir pekan, serasa saya diharapkan kehadirannya, seakan nama saya ADA di Bandung dan tidak TERLUPAKAN.

Perjalanan pun terjadi dan diawali dengan tragedi. Saya nyasar menuju tujuan :D . Aneh ya, sudah kurang lebih empat tahun melakukan perjalanan menuju Bandung coret ternyata masih bisa nyasar juga untuk pertama kalinya (untuk menuju kampus ya,,kalo selain itu mah sering banget nyasar :D ).  Ceritanya gini, karena tujuan saya menuju Kostan Aliyaplex yang alamatnya masih samar di ingatan saya tepatnya. Untungnya saya masih online YM lewat mobile, saya pun PM salah satu penghuni Aliyaplex dan dapat balasan berupa “Sigepo, palam”. Saya ingat nama kompleknya adalah GBA, entah kepanjangannya.

Sore itu, saya turun di Tol Buah batu (ketawan naik Bis 26 rebu :D ). Selamat sampe tujuan situ tanpa mesti mengunjungi cileunyi seperti kejadian sebelumnya. Karena jalan begitu macet akibat kerusakan jalan saya pun memutuskan naik ojek, tadinya sih mo minta di jemput, tapi ga usah deh, ga mau ngerepotin siapa-siapa.

Dengan gagah saya memangil tuh tukang ojek. Tawar menawar pun terjadi, kira-kira seperti ini :

Saya : Bang, (dengan tangan terangkat dan lirikan kepala yang memberi sinyal)
Ojek : Kemana a’? (sunda euy)
Saya : GBA bang. (dengan gagah dan lantang saya menjawab)
Ojek : GBA berapa?

Nah lo, GBA ada banyak ternyata. Entah dapet wangsit darimana saya jawab aja GBA 2.

Saya : GBA dua bang. berapa?
Ojek : lima ribu aja a’

Kok murah ya? saya heran sih, sambil saya tanya ke Jaka untuk konfirmasi via YM lagi dan masih dengan balasan “Sigepo, Palam” terlebih dahulu baru ada balasan bukan GBA berapa tapi malah nama subkomp “sekar”. Duh nih anak ga bisa diandalkan disaat2 genting gini.
Saya : ga tiga ribu ya bang? (sambil tetap melanjutkan penawaran)
Ojek : wah itu mah ke pesantren dek

Hah sejak kapan ada pesantren yak? mungkin ada di sekitar Komplek GBA, atau ada “pembangunan Pesantern kilat :D ” sampe bangunnya juga kilat. Tanpa rasa khawatir saya naik ojek ke tujuan.
Saya : Ya udah deh bang.

Alhasil saya dibawa pergi sama tukang Ojek ketempat yang salah :D. Tapi gapapa, saya nyasar dengan perasaan bahagia. Sambil naik Ojek saya foto2 pemandangan sekitar saat itu, pemandangan yang menenangkan pikiran, dari hirukpikuk dunia ini. Nih foto-foto nyasar saya :D

sawah

sawah2

Bandung saat itu mendung. Saya tidak melihat “matahari” di bandung saat itu. Rintik hujan menemani sebagian besar perjalanan saya. Awan gelap menghalangi sinar matahari, dan angin dingin menyerang tubuh ini.

Saat itu tema yang tepat untuk perjalannan kemarin mungkin adalah Nostalgia. Jalan-jalan malam di kota bandung, untuk makan malam. Bercanda layaknya jaman kuliah dulu (kek udah 10 tahun aja ya :D ). Mungkin ini nostalgia pertama dan semoga ada lagi seperti ini lagi nantinya. Mungkin cuma bagi saya ini nostalgia, karena yang lain masih ada di kota ini, cuma saya yang jauh :D .

Malam itu juga mengunjungi lab. Tempat saya mengapdi di tahun terakhir. Sedih rasanya mendengar lab ini akan di pindahkan ke tempat yang jauh yaitu di samping nya :D . Dari dulu lab ini sudah disana sejak di dirikan, dan mulai kan di pindahkan tahun ini. Banyak lab juga yang mulai berpindah-pindah lokasi.

Ditemani angin dingin ini, saya mengunjungi lab e108. Melihatnya saja saya langung teringat kenangan-kenangan yang ada di sana. Kenangan manis tentunya, terlihat di balik jendela yang paling kanan adalah tempat saya mengerjakan Tugas Akhir beberapa bulan yang lalu. Letaknya di pojok, dan saya menyebutnya pojok berdarah :D .

e108

pojok berdarah

Foto diatas Tempat kerja saya. Dengan notebook BenQ perjuangan, saya freak duduk di kursi itu. Pagi siang malam terus disana, kadang mandi 1 kali sehari, makan nitip, lupa semua, beban fisik, mental dan tenaga saat itu yang saya rasakan. Malu juga kalo belum mandi, karena didepan sana lalu lintas yang cukup padat. Dosen-dosen juga sering lewat :D . Melihat pojok itu membuat saya tersenyum juga. Masa-masa sulit, di hadapkan dengan jadwal kuliah dan praktikum yang tidak bisa dikompromi, ditambah dulu “mantan saya” ditahun ketiga kuliahnya meminta waktu dan telpon dari kakak saya yang menanyakan “kapan lulus?” terus menghantui :D . Cukup menderita saat-saat itu, semuanya menagih “waktu”, sampai saya tidak punya waktu untuk diri sendiri. Tidak bisa egois saya waktu itu, pilihan pun sudah terjadi semua, dan semua sudah membuahkan hasil :D . Ada yang baik, tapi yah,,ada juga yang tidak sesuai harapan.

Coba OOT sejenak, misalkan ada pilihan seperti ini : 1. Ngerjain Tugas Akhir; 2. kepentingan lab; 3. Kuliah; 4. Jalan2 sama doi; 5. Istirahat (games, jalan2, tidur). Yang menyenangkan cuma pilihan 4 sama 5 kan.. yah sekarang kapan selesainya si nomor 1? Pilihan 3 pun menjadi korban ketidak adilan, jarang masuk, sistem SKS terjadi. Untuk pilihan 4, berkurang porsinya. Alhasil kita sering bertengkar, jarang menghabiskan waktu berdua walau setiap hari bertemu. Cuma bisa mengingatkan kalau pilihan ke 5 sudah saya korbankan, “there  is no number 5″ waktu diri sendiri pun sudah minim sekali, sudah tidak napsu untuk nonton semua film seri, dorama favorit, Heroes yang sekarang sudah episode 319 dan baru saya tonton episode 302 pada minggu ini . Dan tau nga kenyataanya pilihan satu, dua dan tiga adalah untuk masa depan, dan mungkin saja masa depan kita. Butuh kedewasaan untuk tidak mementingkan ke egoisan kan? dan saya kira juga butuh kedewasaan untuk memahaminya. Tak ayal ku dapet julukan di FB cnc “THE WORKAHOLIC”

Kembali ke lap…top. Lab malam itu sepi dengan manusia, banyak yang mudik dan sepertinya ada praktikum diatas. Keliling sejenak, mencari-cari sesuatu, dan menemukan sesuatu yg menarik :D .

.sepatu

Huaaa,,sepatu perjuangan. Masi ada ternyata. Sepatu-pantovel-coklat-dekil-yang-belakangnya-udah-hancur inilah teman SETIA saya selama kuliah. Kelebihannya antara lain :
1. Tanpa tali, makenya ga ribet
2. Formal (kalo masi bersih sih iya :D )
3. Cream coklat (my fav colour)
4. Nyaman & Awet
dan yang paling penting dari semua diatas adalah
5. Ga ada yang minat nyolong :D

Kenyataannya sepatu ini selamat dari tragedi-tragedi kecurian yang marak terjadi di kost-kostan. Pagi-pagi pernah heboh satu kost yang sepatunya di luar pada raib di tilep maling, tapi sepatu saya yang jelas-jelas ada di luar dan paling dekat dengan pagar aman sentosa tak berpindah seperti terakhir saya meletakannya. Terbukti ada sampai saat ini, dilab aja masih ada, kayanya bener2 ga ada yg minat yak :D .

Fakta-fakta sejarah seputar sepatu ini :

1. Anak-anak aliya suka manggil dia Asbak
2. Selama dia idup, cuma sekitar 4x saya cuci. 1tahun 1 x cuci mungkin :D
3. Saya make ini waktu sidang :D walau dia mesti diletakan diluar
4. Selalu selamat dari kejadian curanmor
5. Ga ada yang mau minjem, berikut rata-rata dialog :
teman : eh nan pinjem sepatu dong..
saya : pake aja tuh dibawah
teman : gajadi deh —>grrrrrr
6. Penampilan saya jadi kausal bgt, jadi kaya mahasiswa penuh style. Putih-BiruGelap-CreamCoklat adalah warna yang sempurna untuk kesesuaian wajah dan tubuh saya (jgn muntah ya :D )
7. Ga pernah ada yang nyamain. ga pernah khawatir deh tengsin ngeliat sepatu sama dengan teman :D
8. Bagian belakang hancur karena emng hobi kalo make sepatu ga kelamaan ribet narik tali sepatu, hajar aja abis masuk langsung jalan. Hal ini terjadi pada pantovel saya yang sekarang di kantor :D
9. Saya beli sekitar semester 2 di pasar baru Jakarta. Dengan harga 200 ribu (mahal kan? :D ) bersama teman saya Fany (teman SD)
10. Sampai pernah di beliin sepatu baru sama papa saya waktu berkunjung ke kostan karena melihat sepatu ini :D tapi tetep saya tidak bisa berpindah kelain hati.
11. Belum ada pujian satupun dari seseorang selama kondisi baru maupun ke bentuk sekarang. Temen saya aja heran waktu kita beli bareng. “lu serius nan, beli tuh sepatu?” ->grrrr
12. Saat ini sudah di Jakarta untuk di musium kan untuk di lelang di hari tua saya (ini serius :D) .
13. Tidak di izinkan untuk menggunakannya saat wisuda :D yang ini gpp lah

Saya pun menuju ke Aliyaplex dengan menggotong gitar saya dan “sepatu perjuangan” menggunakan motor. dan semoga hari itu tidak menjadi hari terakhir saya di Lab e108.

Bermalam di Aliyaplex GBA satu saat itu. beramai-ramai, kita semua kumpul. Hampir semua, kecuali anggis yang sepertinya sedang syndrom-pra-sidangnya, Boby, Iksan yang jauh tempat tinggalnya, dan Ayu . Malam yang sungguh heboh, sampai jam 3 pagi. Hihihi,,ketawa lagi kalo inget-inget lagi :D . Tapi kayanya g usah diceritain deh. Lah emng cuma ketawa-tawa sambil main kartu kok dan ditambah jepit2an tentunya.

Besoknya saya pulang bersama Taufiq. Menggunakan kendaraan pribadinya. Tidak lupa memboyong gitar dan sepatu perjuangan saya bersamanya. Sambil mendengar kabar burung di ciledug hujan es, entah banjir atau nga. Takjub juga melihat berita ini, Ciledug yang tandus gersang kaya gurun itu ternyata bisa hujan Es. Dunia ini memang sudah tambah edyan :D . Enak juga cepet sampe rumah dan dengan selamat tentunya,  3 jam perjalanan ga terasa sama sekali. Terimakasih untuk Pak taufiq untuk jalan-jalan sambil cerita-ceritanya yang menyenangkan. Lain kali kalo jalan bareng sama saya kaos “the best couple” nya diganti dulu yak, jijik deket-deket kalo dirimu pake baju itu :D . Oh iya, akhirnya kesampean juga makan di miranti dengan Nasi rendang nya ;) .

Wah bandung tanpa “matahari” tetep saja memberikan kesan tersendiri. Seneng yah kalo mengunjungi sesuatu tanpa ada beban. Tanpa ada gosip miring, rasa bersalah, dan banyak yang nunggu. Ini cuma sepenggal cerita dari saya, makasih yang udah mau baca.

Moral perjalanan ini (agak banyak):
1. Apa yang kita tanam itu yang akan kita petik.
berat mungkin menghadapi tahun keempat ini, ternyata bener-bener terjadi pada kehidupan ku. Ku berjuang menyelesaikan kuliah ini untuk memperoleh sesuatu untuk keluarga ku. Seneng ga sih sebelum wisuda sudah ada pekerjaan yang menunggu? seneng ga sih merasakan belum pernah membuat satupun legalisir dimana orang-orang sudah mengirimkannya puluhan kali? Hanya bisa bersyukur, bisa tetap memilih keputusan yang tepat untuk hidup disaat yang sulit.

2. Lakukan terbaik dengan menjalin kekeluargaan dimanapun
Dilab atau pun dikost-an saya sudah memiliki keluarga. Mereka sudah saya anggap saudara sendiri. Karena itu mereka juga menganggap saya keluarga mereka. Pertengkaran memang sering terjadi di Kost, kesal karena sesuatu hal yang tidak sepaham. Kenyataannya teman-teman ini semua yang tetep setia ada terhadap saya disaat saya susah maupun senang. Tidak perlu emosi untuk menyelesaikan masalah, dan tidak perlu mempertahankan ke-egoisan diri untuk memaksakan sesuatu.

3. Keegoisan Vs kedewasaan
Masih bingung dengan yang satu ini. Ternyata tidak semua orang bisa melakukannya. Bisa lulus tepat waktu butuh kedewasaan dan lulus tidak tepat waktu juga butuh kedewasaan (dengan kesibukan lain seperti anak-anak aliyaplex yang mandiri), bisa menjaga perasaan teman butuh kedewasaan, mengimbangi ke-egoisan teman butuh kedewasaan, berbuat baik butuh kedewasaan juga. Yang saya tahu, sepertinya saya belum dewasa. Tidak ada yang bisa memaksamu dewasa selain dirimu sendiri :D .

Goodbye February..

March 2nd, 2009 by nand

Cuma ingin mengucapkan selamat tinggal bulan febuari 2009. Banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari bulan tersebut. Terutama pelajaran hidup, pelajaran yang tidak diajarkan di dunia pendidikan manapun, pelajaran yang tidak ada kuliahnya, pelajaran yang harus dihapapi semua manusia tanpa kecuali. Karena disana tidak ada yang menentukan, dan tidak menentu apa yang akan dialami. Lulus atau huruf A+ bukan lah hasilnya akhir dari hal tersebut. Disana tidak akan ada pengawas yang mengawasi anda untuk menghadapinya. Open book, open friend, boleh nyontek dan menggunakan jurus apapun sesuka anda, karena hanya anda dan Dia yang tahu.

Saya pernah mengucapkan kata ini pada profile salah satu situs jejaring pertemanan “Hidup ini berjalan berliku-liku..kadang naik, turun, belok, macem2. Lakukan yang terbaik, jangan menyerah, semoga saya inget ini terus ^^”. Yah, itulah yang saya tuliskan terakhir kalinya pada situs tersebut, sampai sekarang mungkin masih ada (ikut yang baru soalnya ^_^). Kata-kata tersebut, saya yang membuatnya sendiri (mungkin saya perlu membuat daftar quotation sendiri ya :D ). Tidak ingat kapan terakhir memasuki situs tersebut, mungkin teman2 bisa membantu saya melihatkannya :D .

Banyak perubahan, banyak sekali. Tanpa menyebutkan satu-satu, semuanya terjadi pada Febuary ini. Iklash dengan apa yang ada di Febuary. Ujian hidup buat diriku pribadi, mungkin kalian semua mengalami hal yang sama. Bersyukur, karena saya tidak terjerumus ke dalam sikap yang saya tidak sukai, berterimakasih karena tetap berbuat jujur, dan bangga ketika berusaha sampai usaha terakhir. Tidak pernah menyesali apa yang saya lakukan, karena saya lakukan sesuai dengan usaha dan kebenaran yang saya ketahui.

Moral :
“Hidup ini berjalan berliku-liku..kadang naik, turun, belok, macem2. Lakukan yang terbaik, jangan menyerah, semoga saya inget ini terus ^^”

yup,,semoga saya ingat ini terus :D selamat datang Maret :P

My best Goal ever!!

February 19th, 2009 by nand

Jakarta 18 Febuary di kejutkan dengan pertandingan futsal akbar. Antara tim Futsal datacomm melawan Triguna.  Di liput langsung oleh semua stasiun TV swasta, dan di buka langsung oleh Presiden RI yang pertama(emng jaman kapan ya? :D). Ga penting banget ya, :D. Menurutku pertandingan kemarin adalah pertandingan sangat-sangat menyenangkan. Mungkin sebagian dari pembaca akan bosan membaca tulisan ini, karena kaya narsis dan kehidupan pribadi diri saya yang sama sekali ga penting. Hihihii,,bagi fans saya mungkin ini bisa membantu kalian untuk melengkapi catatan kalian semua (miss u all my fans) <–ga banget ya

Untuk pertama kalinya setelah melewati sekian abad, striker andalan Indonesia mencetak sebuah gol cantik, indah nan rupawan yang pernah ada di bumi Indonesia ku ini. Dengan sepasang sepatu emas dia mencetak gol dengan elok nan aduhai.

Hehee, kesenangan itu lah yang ku maksud. Kesenangan menciptakan gol kemarin malam. Walau cuma menyumbang satu gol untuk tim, tapi saya bangga dan tersenyum lebar. Pokoknya kemarin malam adalah hari yang menyenangkan sekali. Thx for all,,

Diawali dengan memiliki sepatu baru. hehe,,coba tebak harganya? cuma 35 rebu rupiah. Di beli di blok M bersama teman hari minggu kemarin. Sepatunya adidas warnanya krem agak coklat dan talinya putih. Pokoknya itu sudah dipastikan adalah abal-abal alias palsu. Sengaja beli yang kaya gitu, mengingat jarang sekali saya berolah raga yang menggunakan sepatu, kalo rusak ga nyesel2 amat, dan kalo ilang di mesjid juga gampang Iklasnya. hahaha,,itulah keunggulannya. Dan malam kemarin test drive pertama untuk menguji keunggulan sepatu tersebut (hancur ato nga?). Dan ternyata masih [belum] hancur. Tunggu saja petualangan selanjutnya dari sepatu saya ini.

Langsung dari selepas kesibukan urusan kantor, tim kami bersama-sama menuju TKP yaitu stadion utama Galaxy. Jam 7 acara dimulai, namun kami semua berangkat bersama-sama pukul 6. Sesampainya disana, sholat magrib dulu setelah itu berganti baju dengan baju olahraga.

Kaget sekali sesampainya di Arena, ternyata tidak seperti biasanya, kami akan menggunakan seragam. Mantab lah, semakin semangat tim untuk bermain saat itu. Dan tidak hanya itu, sekardus ponari sweat, 2 dus air mineral, sekantong plastik roti, dan sekardus potongan semangka sudah siap disana menunggu kita semua kelelahan akan permainan nantinya.

Seragam kita berwarna kuning cerah, dan tim lawan menggunakan putih hitam. Entah kenapa saya lebih suka warna kuning tersebut saat itu, padahal biasanya saya menyukai warna yang gelap atau putih. Alhasil kita pun memilih seragam tersebut dan mencari-cari nomor punggung yang pas. Saat itu, masih banyak nomor-nomor cantik yang biasa di pakai, seperti no 10, no 11, no 7,,tapi pilihan saya tetap jatuh ke no 13, nomor yang tidak banyak orang yang menyukainya, nomor yang dianggap taboo dan penuh kesialan. Btw i dont believe that :D. Akhirnya saya pun mengenakan nomor punggung kebanggaan saya, penuh kepuasan mengenakannya dan penuh kebanggaan saat itu kami berseragam.

futsal

(gimana? keren ga?)

Sebelum main, jangan lupa pemanasan ya. Soalnya besok tetep ngantor loh. Pengalaman kita sebelumnya main tanpa ada pemanasan yang cukup, mengakibatkan pegal2 dan sulit untuk naik tangga ke lantai 3. Hihihi, kali ini jangan sampe deh.

Pertandingan berlangsung seru, tidak bisa dijelaskan seseru apa, pokoknya heboh deh. Salip menyalip angka terjadi, walaupun awalnya kami unggul tapi akhirnya kami juga ketinggalan angka. Kami kalah, dan tetap semangat. Sumbangsih 1 gol tercatat dalam sejarah kehidupan seorang Nanda. Riuh tepuktangan penonton untuk 1 gol indah saat itu, dan tetap akan saya ingat selalu (sayang ga ada 3gp nya :D ).

Terimakasih udah mo baca,

,

Next Entries »