Malaikat yang lelah
February 11th, 2009 by nand
Tak pernah lelah,
membuktikan padamu
Tak kenal lelah,
menunjukan untukmu
Tak ingin lelah,
melindungi dirimu
menunggu
akankah ada saat untuk memilih?
bukan menjadi malaikat
- 1 Comment »
- Posted in puisi
February 11th, 2009 by nand
Tak pernah lelah,
membuktikan padamu
Tak kenal lelah,
menunjukan untukmu
Tak ingin lelah,
melindungi dirimu
menunggu
akankah ada saat untuk memilih?
bukan menjadi malaikat
February 3rd, 2009 by nand
Hey matahari, dimana kah dirimu?
mana janjimu kepada sang pencipta untuk selalu terbit dari timur dan tenggelam di barat sampai akhir waktu
Lupakah dirimu akan hal itu?
Kenapa hujan menjadi korban semua ini?
Mungkin diriku ini terlalu egois mendambakan kehadiranmu
Karena ku tau, kehanggatanmu lah yang di nantikan banyak orang
Keberadaanmu menceriakan setiap insan di sekitarmu
Aku membutuhkanmu di tiap hariku, karena ku tahu ketika hujan aku juga kehilangganmu
Terlena diriku akan hari-hari bahagia dengan kehadiranmu
Kenyataannya diriku terlupa bahwa ada saat dimana kau tidak lagi bersinar
Saat dimana kehanggatanmu tertutup oleh awan tebal itu
Awan yang menutupi sinarmu
Karena hanya sinarmu itu yang mampu bukan sinar lainnya
Barulah kusadari dirimu tidaklah kekal namun tidak tergantikan
Mungkin ini salahku, manja diriku ini yang terlalu bergantung akan dirimu matahari
Bukan maksud hati aku membencimu hujan
mungkin diri ini yang terlalu takut akan dinginnya airmu
Karena tidak mungkin kalian hadir bersamaan wahai hujan dan matahari
Diriku hanya bisa terkagum-kagum pada dirimu hujan
Engkau sering di perlakukan tidak adil
Dirimu dianggap musibah karena menghalangi sang matahari
Kehadiranmu tidak dinantikan banyak insan
Kehadiranmu tidak sebanding dengan kehadiran matahari
Apa karena itu engkau selalu hadir menangis?