Wajah Jakarta 06.00 WIB
November 12th, 2008 by nand
Sering banyak yang bilang, kalau jakarta merupakan kota yang tidak ramah. Tingkat kriminalitas tinggi, hal ini dibuktikan dengan banyaknya media massa yang menghumbar berbagai jenis kriminalitas dari mulai pelecehan, mutilasi, narkoba, penculikan, penistaan agama, dan itu semua paling banyak terjadi di Jakarta. Kota Jakarta terkenal macet, banjir, dan juga panas. Namun kenapa masih banyak orang di jakarta? kenapa tinggkat populasinya begitu tinggi? Padahal sudah jelas keburukan-keburukan ada di Jakarta saat ini.
Faktor utama tinggat kepadatan penduduk di Jakarta yang tinggi tidak lain dikarenakan oleh Jakarta adalah sumber uang. Hal ini mendorong penduduk tetap bertahan di Jakarta, bahkan menjadi daya tarik bagi masyarakat lain untuk datang ke Jakarta. Ini bukan suatu keunggulan, namun justru adalah kelemahan yang justru awal dari segalanya. Kurang keseimbangan tinggkat pekerjaan pada daerah-daerah lain ini menjadikan orang untuk berpindah ke pusat kehidupan untuk mencari penghasilan.
Penuh perjuangan untuk hidup di Jakarta, bukankah sudah banyak yang bilang Jakarta kota yang keras. Nah, terlepas dari hal itu semua, Jika anda ingin melihat sosok Jakarta yang masih “menyenangkan”, jika anda ingin melihat Jakarta yang “baik”, pergilah pada pukul 06.00 WIB. Kenapa begitu?
Tidak bisa dipungkiri, pagi adalah awal dari kehidupan berlangsung setiap hari. Mungkin dari mulai TK, sampai Dewasa hal ini terjadi. Pagi lah dimana semua orang memulai kegiatan mereka. Dari mulai bekerja, sekolah, ibu rumah tangga dan lainnya. Mungkin yang paling banyak terasa adalah masyarakat yang sudah bekerja atau sekolah, dimana perjuangan dibutuhkan untuk sampai di tempat aktifitas mereka.
Pukul 06.00 matahari sudah terbit, sudah tidak gelap lagi pada saat itu. Jika anda melakukan perjalanan ke tempat tujuan anda, berangkatlah pada jam tersebut, boleh kurang tapi jangan lebih. Pada Jam tersebutlah berkumpul manusia-manusia rajin, pada saat itulah anda akan bertemu manusia-manusia pekerja keras, pada saat itu lah anda bertemu manusia-manusia yang ramah. Pada saat itu lah anda bertemu sopan santun yang ada pada pagi hari.
Dalam perjalanan anda tidak akan saling rebut untuk mendahului, karena jalan masih tersedia lebar. Anda tidak akan mengalami kemacetan, karena semua masih teratur. Anda tidak perlu membunyikan klakson anda, karena anda tidak mau merusak kedamaian yang ada pagi itu.
Pagi itu jika anda menggukan angkutan umum, anda akan menemui angkutan kota yang mungkin sudah penuh. Namun jangan takut, semua yang ada di angkutan tersebut adalah orang-orang yang rajin, yang peduli sekitar, yang pekerja keras dan tidak ada satupun dari mereka akan berbuat seenaknya. Anda juga akan bertemu dengan anak sekolah, anak sekolah yang ada saat itu adalah anak yang rajin, anak yang pandai, anak yang tau akan arti sekolah untuk menimba ilmu, dan satu tipe lagi anak sekolah yang dateng pagi untuk menyalin PR (saya banget), namun kita hargai hal itu, karena dia rela bangun lebih pagi untuk berjuang menyelesaikan tugasnya, datang lebih pagi kerena penasaran tidak bisa menyelesaikan soal yang sulit (saya banget :D).
Salut untuk wajah Jakarta di Pagi hari. Usahakanlah datang pagi, walaupun jam masuk anda mungkin jam 8 atau lebih. Banyak keuntungan yang anda dapatkan di pagi hari, pikiran anda masih segar saat itu, anda masih bisa berpikir jernih, anda masih bisa terseyum sampai di Kantor ataupun sekolah, bukan wajah kusut yang anda berikan pada Bos anda atau guru anda, tapi wajah penuh semangat dan penuh senyum. Jika anda di Jakarta cobalah Jakarta 06.00 WIB karena jika anda tipe Jakarta 07.00 WIB atau lebih, siap-siap lah berperang melawan Jakarta.
- 3 Comments »
- Posted in prespektif
